Kerajinan Payakumbuh Masuk Pasar Karimun Kepri
Produksi pertanian dan kerajinan dari Payakumbuh telah bisa masuk ke pasaran ke Kabupaten Karimun, menyusul kerjasama dan akses transportasi yang semakin baik.
Kabag Humas Kota Payakumbuh, Jhon Kenedy yang ikut dalam rombongan tim kerjasama Payakumbuh dan Kabupaten Karimun menginformasikan, truk pembawa hasil produk Payakumbuh sudah bisa masuk Tanjung Balai, dengan dengan mempergunakan kapal roro (angkutan laut sejenis feri) mulai Agustus ini.
Dua pelabuhan roro yang dibangun Pemkab Karimun diinformasikan juga sudah siap beroperasi. Satu dari dua roro bantuan pemerintah juga telah siap mendukung pengapalan.
Pemkab Karimun, melalui Kadis Tenaga Kerjanya Syafri Salisman,M.Si menurut Jhon Kenedy, berharap Oktober nanti, bersamaan dengan HUT ke-10 Kabupaten Karimun, yang salah satu acaranya pameran pembangunan dan industri, Pemko Payakumbuh bersama pengusahanya bisa datang meramaikan acara. (mko/wij)
Berita Sebelumnya
Terus Kembangkan Kerajinan Lokal
Kota Payakumbuh terus mengembangkan berbagai kerajinan produk lokal UKM
untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi pengangguran.
Mengurangi penganguran dapat dilakukan dengan mengembangkan berbagai produk lokal baik dari segi makanan dan kerajinan.
Hal ini disampaikan, Walikota Payakumbuh Josrizal Zain usai peresmian Tanaman Hias di Kelurahan Sawah Padang, Kecamatan Payakumbuh Selatan.
“Kita selalu memasarkan produk melalui pameran-pameran,membuat pondok promosi, outlet dan membantu para UKM dengan bantuan alat pembuatan produk makanan atau kerajinan,” ujarnya menambahkan.
Sedangkan, dalam pemasaran produk keluar, Payakumbuh telah bekerjasama dengan Batam untuk membuka outlet disana sebanyak 38 outlet dan kedepannya akan dibuka lagi di Tanjung Pinang.
Menurutnya, UKM-UKM disini selalu diberi pembinaan dalam mengembangkan produk dan meningkatkan kualitas serta daya jual produk dari dinas-dinas terkait.
Sementara tentang bantuan dana, UKM disini mendapat bantuan baik dari SKPD-SKPD melalui dana bantuan bergilir dan melalui Bank-bank yang nantinya selalu dikoordinir berapa jumlah bantuan yang diberikan melalui kredit ke UKM tersebut.(non/RAR)
sumber: Antara-Payakumbuh
Kota Payakumbuh terus mengembangkan berbagai kerajinan produk lokal UKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi pengangguran.
Mengurangi penganguran dapat dilakukan dengan mengembangkan berbagai produk lokal baik dari segi makanan dan kerajinan.
Hal ini disampaikan, Walikota Payakumbuh Josrizal Zain usai peresmian Tanaman Hias di Kelurahan Sawah Padang, Kecamatan Payakumbuh Selatan.
“Kita selalu memasarkan produk melalui pameran-pameran,membuat pondok promosi, outlet dan membantu para UKM dengan bantuan alat pembuatan produk makanan atau kerajinan,” ujarnya menambahkan.
Sedangkan, dalam pemasaran produk keluar, Payakumbuh telah bekerjasama dengan Batam untuk membuka outlet disana sebanyak 38 outlet dan kedepannya akan dibuka lagi di Tanjung Pinang.
Menurutnya, UKM-UKM disini selalu diberi pembinaan dalam mengembangkan produk dan meningkatkan kualitas serta daya jual produk dari dinas-dinas terkait.
Sementara tentang bantuan dana, UKM disini mendapat bantuan baik dari SKPD-SKPD melalui dana bantuan bergilir dan melalui Bank-bank yang nantinya selalu dikoordinir berapa jumlah bantuan yang diberikan melalui kredit ke UKM tersebut.(non/RAR)

